Hujan

Photo by Alex Conchillos on Pexels.com

Mendung tak berarti hujan, tapi setidaknya terik matahari tertutup awan. Angin sepoi-sepoi dan bau basah membawa rasa nyaman. Tidur siang terasa lebih lelap dibandingkan hari-hari sebelumnya. Malam hari terasa lebih dingin, selimut yang tergeletak di pojokan kasur sekarang menjadi berguna. Tak ingin mematikan kipas angin karena suaranya membantu untuk menjadi lebih tenang. 2 hari ini sepertinya Tuhan sedang berbaik hati.

Gerimis datang seperti bayi sedang pipis, salah orang berharap hujan deras akan datang meskipun mendung membuat siang menjadi suram. Angin kencang menumbangkan dahan-dahan pohon yang ringkih, daun-daun kering semakin berserakan di tengah jalan. Terlihat orang-orang yang mulai menepi di pinggir jalan, bergegas memakai jas hujan. Gemuruh petir semakin membuat yakin hujan badai akan turun hari ini.

Matahari muncul kembali tanpa malu, tak peduli orang-orang yang menggerutu. Trotoar kembali penuh, motor berjejer menunggu jas hujan yang telah terlipat rapi. Panas terasa menusuk seketika, jas hujan hanya menambah gerah dan pengap jika tak segera dilepas. Begitu cepat mendung dan panas berganti, pancaroba bukan berarti cuaca harus selabil ini. 3 menit berlalu, hujan turun dengan derasnya tanpa permisi.

Semua orang basah kuyup, jalanan mulai tergenang. Angin berhembus kencang membuat pohon-pohon bergoyang. Para manusia yang membenci hujan memaki tumbuhan yang menari dengan riang, mencaci langit tak peduli hujan mengobati kekeringan. Petir menyambar dengan geram menyambar jalanan, muak hujan terus disalahkan tapi dirindukan ketika hilang. Mengulang memori yang tersimpan, tak sadar air mata membasahi pipi.

Berita Prahara

Seorang perempuan terlihat mengubur dirinya hidup-hidup dalam selokan kering yang penuh dengan daun-daun setelah cek-cok dengan pasangannya. Diduga koneksi internet sebagai penyebab utama keretakan hubungan mereka, sehingga perempuan itu nekat melakukan hal serupa.

Mirna (24 tahun) mengaku kesal karena tidak bisa berkomunikasi dengan lancar selama berbulan-bulan. Burhan (24 tahun) yang diduga sebagai kekasih Mirna ditemukan gantung diri di pohon cabe yang tertanam di pelataran rumahnya. Burhan merasa patah hati ketika Mirna mengatakan ingin memutuskan hubungannya.

Polemik hubungan seperti ini adalah contoh sulitnya menjaga hubungan ketika komunikasi tidak lancar. Meluangkan waktu untuk berbicara dan memastikan provider yang digunakan tidak sering mengalami gangguan dirasa sangat penting utuk menjaga keharmonisan, terlebih ketika terpaksa terpisah jarak.

Menggunakan WiFi warung dekat rumah atau tetangga juga bisa menjadi alternatif, asal bukan pada jam anak kecil berkeliaran. Begadang demi menggunakan kuota malam tidak perlu sering dilakukan, sebab kesehatan harus selalu diutamakan. Jangan lupa minum 2 liter air mineral hari ini.